Traveling yuk Ke Danau Panggang Melihat Kerbau Rawa Amuntai

Selepas dari daerah Kandangan melihat indahnya pesona anggrek hutan, kami kemudian melanjutkan perjalanan menuju Amuntai selama kurang lebih dua jam yang menjadi kota terakhir di etape Banjarmasin-Kandangan-Amuntai hari itu. Di kota ini, kami akan bermalam dan beristirahat.

Pukul 5 subuh keesokan harinya tim Terios 7 Wonders sudah siap di halaman parkir Hotel Lambung Mangkurat. Begitulah kita selama menjalani ekspedisi jelajah “Borneo Wild Adventure” ini, masuk hotel tengah malam kemudian esok paginya langsung melanjutkan perjalanan lagi. Pagi itu, kami berangkat menuju Danau Panggang yang terletak di Kecamatan Danau Panggang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan.

Nah, di danau panggang ini tersimpan keunikan lain bumi Kalimantan Selatan, yaitu Kerbau Rawa Amuntai. Disebut kerbau rawa karena peternak setempat menggembalakan kerbau miliknya di rawa Danau Panggang ini. Setali tiga uang, ternyata kerbaunya juga senang berendam di rawa-rawa.

Dari dermaga Danau Panggang kami menyewa perahu motor berukuran besar yang dapat menampung kami semua menyusuri danau ini. Perjalanan ke tempat kerbau-kerbau rawa itu sendiri memakan waktu kurang lebih 30 menit hingga 40 menit dari dermaga. Kami harus berhati-hati karena suasana pagi itu berkabut plus asap menutupi pemandangan. Sesekali kapal bergerak perlahan menghindari air dangkal karena memang musim kemarau yang membuat kedalaman danau surut beberapa meter.

Masyarakat Danau Panggang Amuntai
Melihat langsung aktivitas masyarakat lokal di Danau Panggang.

Dalam perjalanan menuju kandang kerbau rawa kita juga bisa melihat secara langsung kehidupan masyarakat lokal yang hidup dan tinggal disini. Mereka membangun rumah yang terbuat dari kayu, jalan dan jembatan kayu yang menjadi penghubung antara satu desa dengan desa yang lain, hingga bermata pencaharian di danau panggang ini tentunya selain beternak kerbau.




Masyarakat Lokal Danau Panggang Amuntai
Anak-anak sedang berangkat ke Sekolah

Warga Danau Panggang Amuntai

Salah satu peternak yang kami temui disana, bapak Sarkane, menceritakan di Danau Panggang ini ada sekitar 6 desa yang menjadi populasi kerbau rawa, diantaranya Desa Tepakang, Desa Bararawa, Desa Sapala, Desa Paminggir, Desa Palbatu dan Desa Ambahai. Ditaksir tiap desa terdapat sekitar 1000 ekor kerbau rawa. Paling besar satu keluarga bisa memiliki 300 ekor kerbau.

Peternak Kerbau Rawa Amuntai
Bapak Sarkane, peternak kerbau rawa

Masih cerita bapak Sarkane, dimusim kemarau sekarang ini, kerbau-kerbau itu tidak dimasukkan ke kandang apung karena air yang surut drastis. Siklus tersebut terjadi hampir tiap tahun. Saat musim hujan, kerbau-kerbau rawa ini akan dimasukkan ke kandang apung sore hari dan akan dikeluarkan esok paginya. Begitu musim kemarau, sebaliknya kerbau hanya dilepaskan begitu saja. Mereka (peternak) tak merasa khawatir jika kehilangan ternaknya karena tiap kerbau sudah diberi tanda dibagian telinganya.

Kerbau Rawa Amuntai
Kerbau Rawa Amuntai
Melihat Kerbau Rawa di Danau Panggang
Travel Blogger dan tim Terios 7 Wonders di Danau Panggang
Terios 7 Wonders di Danau Panggang
Tim Terios 7 Wonders sendan berbincang dengan Pak Sarkane

Baca juga cerita perjalanan saya lainnya bersama Terios 7 Wonders:

  1. Jelajah Borneo Bersama Daihatsu Terios Dimulai
  2. Trekking di Hutan Taman Nasional Sebangau, Kalimantan
  3. Julia dan Julian, Orang Utan Penghuni Taman Nasional Sebangau
  4. Mencicipi Lontong Orari Kuliner Malam Khas Banjarmasin
  5. Susah Payah Menemukan Bekantan di Pulau Kaget
  6. Pesona Anggrek Hutan Bumi Kalimantan
  7. Ke Danau Panggang Melihat Kerbau Rawa
  8. Puas Menyantap Paliat Kuliner Khas Tabalong
  9. Penangkaran Buaya Pemakan Orang di Teritip Balikpapan
  10. Terios 7 Wonders Berbagi Lewat CSR di Samarinda
  11. Mengunjungi Kampung Dayak Kenyah di Desa Budaya Pampang
  12. Si Raksasa Pohon Ulin di Taman Nasional Kutai
  13. Kepulauan Maratua Tujuan Akhir Terios 7 Wonders
  14. Akhir Perjalanan Terios 7 Wonders Borneo Wild Adventure



About the author

Travel Blogger, and Entrepreneur.

4 Responses
  1. Halo Mas Bobby, makasih ya udah sharing.

    Artikelnya menarik, nambah info buat saya 😆
    Baru tau ada kerbau rawa di sana. Asli, menarik!

    Keep sharing, Mas!

Leave a Reply