Menikmati Satu Hari di Phuket




Jika anda hanya punya waktu satu hari di Phuket? Bagaimana anda akan menikmati pulau yang indah ini dengan waktu yang begitu singkat? Perjalanan saya ke Phuket sebenarnya tidak masuk dalam rencana awal saya ke Bangkok-Pattaya. Namun, karena dapat tiket murah meriah dari Air Asia yang hanya 199 ribu, jadilah saya ‘belok’ dulu sehari ke Phuket. Sayang memang kalau hanya sehari disini.

Phuket boleh dibilang mirip dengan pulau Bali di Indonesia. Sama-sama merupakan daerah tujuan wisata internasional. Pantai-pantai cantik yang indah, landmark, kuil-kuil alias pura-pura eksotis, dan tentu saja nightlife-nya juga.

Nightlife di Bangla Road

Wisata Thailand tidak lepas dari nightlife, baik itu di pusat kota Bangkok, Pattaya, Chiang Mai, maupun di Phuket sendiri. Dan memang, Phuket lebih happening di malam hari. Di Phuket, lokasinya berada di Bangla Road, cukup dekat dengan Patong Beach. Jika malam sudah menjelang, Bangla Road di blokir dari kedua sisinya dan  seperti tanpa komando jalanan sudah ramai dengan orang berlalu-lalang, bahkan semakin ramai menjelang tengah malam. Disini anda akan menemukan banyak klub-klub malam, wanita-wanita maupun ‘wanita-wanita’ alias ladyboy menawarkan paket-paket sex seperti tiger maupun pingpong show. Saya sendiri tidak berani menanggapi tawaran-tawaran tersebut. Menurut info yang saya baca, banyak penipuan-penipuan tentang show-show tersebut. Bukan bermaksud untuk menjelekkan, tapi hanya sekedar mengingatkan untuk lebih berhati-hati.

The Big Buddha

Patung Buddha setinggi 45 meter ini dibangun 400 mdpl, berada tepat di bukit Nakkerd, antara Kata dan Chalong.  Tempat ini juga merupakan salah satu titik yang menawarkan pemandangan terbaik ke seluruh Phuket, dengan sudut 360 derajat terbaik. Dari sini, Anda dapat melihat Phuket Town, Kata Town, Pantai Karon, dan Teluk Chalong.




Untuk menjangkau The Big Buddha sangatlah mudah. Anda hanya perlu berkendara mendaki bukit sejauh 6 km dari arteri jalan utama Phuket. Anda tidak perlu khawatir dengan infrastruktur jalannya, karena jalan menuju The Big Buddha sudah sangat baik. Semua jenis kendaraan sudah bisa menjangkau lokasi Big Buddha tersebut. Namun Anda perlu berhati-hati dan berkonsentrasi dalam berkendara karena akan melewati jalan yang berkelok dengan beberapa tikungan tajam.

Jangan lupa, Anda sebaiknya mengenakan pakaian yang sopan untuk menghormati warga setempat dan budaya Buddha. Hindari mengenakan pakaian khas pantai, rok mini ataupun kaos yang bertuliskan kata-kata yang tidak sopan. Apabila merasa berpakaian terlalu “berani”, Anda dapat meminjam saroong (kain khas Thailand) yang disediakan oleh pihak pengelola tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Wat Chalong Temple

Kuil Wat Chalong yang memiliki nama resmi – Wat Chaitararam merupakan kuil terbesar di Phuket. Di dalam komplek kuil ini terdapat 2 bangunan utama. Bangunan pertama, persis setelah pintu masuk komplek merupakan bangunan untuk sembahyang umat Buddha masyarakat local maupun turis mancanegara yang sedang berkunjung. Bangunan kedua tepat berada didepannya, bangunan 3 lantai. Di dalam kuil ini lebih banyak patung Buddha kita temui, dari lantai dasar hingga ke puncaknya.  Kita bisa menjelajah bangunan kuil ini hingga ke lantai puncaknya.

Simon Cabaret

img by phuket.net

Kalau saja jadwal penerbangan Air Asia yang saya tumpangi tidak malam, saya mungkin sudah hadir menyaksikan penampilan ‘wanita-wanita’ cantik – Anda mengerti maksud saya bukan? Hehe. Simon Cabaret merupakan suatu pertunjukan megah yang dibintangi wanita-wanita transgender ‘pabrikan’ lokal layaknya Broadway di Amerika Serikat. Anda harus mengunjungi tempat ini dan saran saya belilah tiket secara online, karena biasanya ada promo.

Selain beberapa lokasi dan pertunjukan di atas dan memiliki waktu tambahan yang cukup, Anda juga dapat menyaksikan Fantasea Show. Atau bahkan jika hanya menyusuri pantai-pantai cantik yang indah untuk sekedar berleyeh-leyeh. Selamat berlibur kawan!!



About the author

Travel Blogger, and Entrepreneur.

5 Responses
  1. Halim Santoso

    Kenapa wajah The Big Buddha nya kaya di akupuntur gitu ya? Padahal tahun 2011 wajahnya masih mulus hehehe…

Leave a Reply