VirusTraveling: Kilas Balik Perjalanan 2016

Meski tak banyak traveling selama setahun ini, seperti kilas balik tahun 2015 lalu yang menyenangkan, kilas balik perjalanan di tahun 2016 tentu tetap menyenangkan, asik dan tak terlupakan. Dipostingan akhir tahun ini saya coba mau merekap kemana saja saya pergi selama setahun ini.

 

Januari

Sejak november tahun 2015 saya memilih untuk tinggal di Bali dan merayakan tahun baru (sendiri) di Pulau Dewata ini. Biasanya saya pulang ke kampung halaman merayakan natal dan tahun baru bersama keluarga disana. Awalnya saya berpikir merayakan tahun baruan di Bali seru, nyatanya bikin mewek karena sendirian. Alhasil saya mewek sendiri waktu menelepon orang tua.

Perjalanan awal tahun saya dimulai di Kota Semarang diajak oleh Sefin. Tak banyak tempat (baru) yang kami kunjungi di kota ini. Itu lagi itu lagi karena saya cukup sering ke Semarang. Tempat baru yang saya datangi paling hanya Semarang Contemporary Art Gallery dibilangan kota lama Semarang.

semarang contemporary art gallery travel blogger indonesia
Bareng Sefin & Ghana di Semarang Contemporary Art Gallery

Untungnya di kota Lumpia ini, ada banyak teman-teman travel blogger yang seru-seru yang menemani kami selama keliling kota Semarang. Ada kak Astin Soekanto, Fahmi Anhar, Ghana, dan traveler lainnya.

 

Februari

Menjelang akhir bulan Februari, saya berangkat ke kota pempek, Palembang, Sumatera Selatan. Sebenarnya saya ke kota ini hanya untuk urusan keluarga dan memperpanjang paspor saya yang hilang serta bertemu beberapa rekanan bisnis travel agent yang saya kelola.

Dibulan Februari harusnya saya berangkat ke Kuala Lumpur dan Bangkok untuk urusan usaha. Bodohnya, saya baru tersadar paspor hilang menjelang keberangkatan. Terpaksa saya harus membatalkan keberangkatan saya. Terbayang bagaimana ribetnya mengurus paspor hilang dan harus kembali ke Jakarta.

Saking sibuknya bolak balik ke imigrasi saya tak sempat menjelajah kota Palembang ini. Padahal banyak tempat-tempat menarik disana apalagi ini kunjungan pertama saya. BTW, Jangan tanya kenapa saya mengurus paspor ke kota ini ya hehe.

 

Maret

Diawal bulan Maret sekembalinya dari Palembang, saya langsung mengurus visa india yang ternyata gampang banget. Saya berangkat ke India pertengahan bulan Maret bareng kak Indri Juwono.

[show-map id=’4′ overlay=’3′]

Perjalanan yang sudah kami rencanakan sejak setahun lalu dimulai dari timur ke barat mencari kitab suci dari Kolkata, Varanasi, melihat Taj Mahal di kota Agra, Jaipur, merayakan holi di Jodhpur, Udaipur, hingga ke Darjeeling melihat gunung tertinggi ketiga di dunia (sebagian post belum diposting dan dijadikan PR ditahun baru 2017 hehe).

Trip ke India Taj Mahal virustraveling
Yuk ke Taj Mahal

 

April

Sehabis traveling ke India selama 14 hari persis hingga akhir bulan Maret, di bulan April saya tidak kemana-mana. Parkir dulu dikosan selama sebulan. Mengumpulkan list PR tulisan, foto dan video yang tiap tahun menumpuk terus. CIIIH!

 

Mei

Di bulan ini, saya memenuhi dua undangan famtrip berbeda. Saya kembali ke Semarang disponsorin oleh Badan Promosi Pariwisata Kota Semarang (BP2KS) untuk meliput semaraknya Semarang Night Carnival 2016 bersama beberapa teman travel blogger lain yang berasal dari berbagai daerah.

Saya dan beberapa teman, sebut saja Fahmi Lagi, Astin Lagi, Richo Lagi dan Taufan Lagi, sengaja mempercepat keberangakatan ke Semarang dari jadwal famtrip sebenarnya. Jadi kami punya waktu jalan-jalan sendiri ke tempat lain, seperti ke kota Ambarawa, dan Rawa Pening.

(YES, semuanya belum ditulis dan videonya juga belum diedit hingga akhir tahun lewat)

Selama beberapa hari di Kota Semarang, saya dan teman-teman travel blogger diajak dan dikenalkan tim BP2KS dengan wisata baru di kota Semarang. Beberapa diantaranya seru-seruan hingga lecet main tubing di kali Kreo, mengunjungi Goa Kreo yang merupakan akhir aliran sungai Kreo yang didulu digunakan oleh Sunan Gunung Jati.

Seruuuu banget!!

Tubing Kali Kreo virustraveling
Tubing di Kali Kreo

Tak kalah serunya adalah meliput kemeriahan masyarakat kota Semarang dalam semarak Semarang Night Carnival yang dibikin dalam rangka ulang tahun kota Semarang. Gereja Blenduk di kawasan kota lama Semarang menjadi pusat kemeriahan acara dengan dihadirkannya pawai marching band, pawai budaya yang mengangkat tema Fantasi Warag Ngendhog.

Semarang Night Carnival 2016
Semarang Night Carnival 2016

Sehabis dari Semarang, saya kemudian terbang ke Bali untuk memenuhi undangan staycation dari Hotel Harper Kuta, The One Legian, Berry Glee Hotel dan The Sanctoo Villa. Di borong sekalian hahaha.

Masih di bulan Mei, sehabis reunian dengan sahabat sekaligus review di The Sanctoo Villa Ubud, dari Bali saya berangkat menuju Labuan Bajo untuk memenuhi undangan famtrip dari ASITA NTT. Labuan Bajo menjadi highlight perjalanan saya karena merupakan bucket list yang terpenuhi ditahun ini. Yeay!

Keinginan saya pengen menaiki Pulau Padar akhirnya kesampean juga meski ngos-ngosan nafas pendek dan hampir mau mati apalagi sambil bawa bakul jamu isinya alat motret ke puncak Padar.

Virustraveling Pulau Padar
di Pulau Padar

Cerita lainnya di tentang Labuhan Bajo bisa dibaca Pulau Komodo dan Pink Beach  atau keseruan one day trip ke Goa Rangko, Pulau Sabolo dan Pulau Seraya.

Kalau dihitung, tahun ini saya ada dua kali batal berangkat ke luar negeri. Pertama seperti yang sudah saya ceritakan diatas, paspor hilang entah dimana. Kali kedua terjadi di Bulan Mei ini. Sehabis trip di Labuhan Bajo seharusnya saya berangkat ke Macau hasil hunting promo tiket Air Asia sejak tahun lalu. Bayangkan saja, untuk rute Jakarta – Kuala Lumpur – Macau dan kembali ke KL saya dapat tiket promo free seat dengan total harga 550 ribuan.

Rencana tinggal rencana, di tanggal keberangkatan saya masih terjebak di Labuhan Bajo karena tiket pesawat balik ke Bali sudah tak ada. Apalagi waktu itu Labuhan Bajo sedang ramai-ramainya dengan event Travel Mart Lako Lako dan Tour de Flores. Fix gagal!

 

September

Bulan Juni hingga Agustus saya tidak ada melakukan perjalanan. Hanya memilih pindah ke Bali sejak bulan Agustus. Di bulan ini, saya diundang personal oleh Mba Tika Larasati dari Skyscanner untuk bergabung dengan teman-teman travel blogger dan influencer dari luar negeri keliling Bali selama seminggu.

Travel Blogger Internasional di Tegenungan
Main bareng Travel Blogger Internasional dan Skyscanner di air terjun Tegenungan

 

Oktober

Saya begitu semangat begitu memasuki bulan Oktober. Karena diawal bulan ini, saya berangkat ke Bitung, Sulawesi Utara atas undangan pemerintah daerah setempat dan ayojalanjalan.com untuk meliput kemeriahan Festival Pesona Selat Lembeh yang diadakan pada tanggal 6 – 10 Oktober 2016.

Bitung, sebuah kota kecil yang kebanyakan orang menganggapnya berada di Belitung ini justru memberikan kenangan manis buat saya pribadi. Beberapa tempat wisata di Bitung yang kami kunjungi cakep-cakep, pengen saya pacari. Instagramable pula.

Tempat Wisata di Bitung Pantai Serena
Batu Bolong Pantai Serena

 

November 

Masuk bulan November, saya dan teman-teman travel blogger itu lagi-itu lagi, merencanakan liburan di Bali yang sudah direncanakan sejak bulan Mei lalu. Beruntungnya, selama liburan di Bali, kami difasilitasi oleh Nagisa Bali Property Management yang menyediakan Club B Residence Canggu dan Villa Origami Seminyak.

Santai di Gazebo Club B Residence
Bareng teman-teman blogger di Club B Residence

Setelah seru-seruan diawal bulan November, saya kembali ke Ubud dan menikmati suasana tinggal disana. Minggu terakhir bulan November saya mengiyakan undangan dari Kemenpar untuk mengikuti Trip of Wonders untuk menemani para pemenang kuis yang berasal dari beberapa negara ASEAN. Ceritanya bisa dibaca disini, dan disini.

Trip of Wonders Kecak and Fire Dance Uluwatu

 

Desember

Di penghujung tahun, saya memilih untuk pulang kampung ke kota Sibolga. Selain untuk merayakan natal dan tahun baru bersama keluarga. Saya juga menyempatkan mengeksplor beberapa tempat yang menurut saya menarik untuk diceritakan mengenai kampung halaman saya (postingannya tunggu tahun depan ya hehe).

Akhir kata, saya bersyukur masih bisa traveling ke beberapa tempat baru khususnya di Indonesia. Semoga tahun depan bisa menjelajah tempat-tempat baru dan tentunya semakin komitmen untuk sharing bagi teman-teman pembaca travel blog virustraveling.com ini.

Selamat Tahun Baru 2017.

About the author

Travel Blogger, and Entrepreneur.

Related Posts

30 Responses
  1. tahun ini beberapa kali jalan bareng, aku bisa banyak menimba ilmu dari kakak, semoga di 2017, aku mendapatkan kesempatan untuk melakukan perjalanan bareng lagi. Met natal meskipun terlambat dan Met Tahun Baru 2017. Sukses selalu

  2. Sukanusantara

    “Meski tak banyak traveling selama setahun ini…”
    buanyak ini mah bisa bikin yang kurang rekreasi ngiri, wkwkwkwk

Leave a Reply

%d bloggers like this: