Hati-Hati Menggunakan Online Booking di Batam Fast

Ini mungkin pengalaman pertama dan bakal menjadi pengalaman terakhir saya menggunakan online booking di BatamFast.

Batam Fast merupakan sebuah website operator ferry Batam Singapore PP dan beberapa rute lainnya. Saya secara tak sengaja menemukan website melalui pencarian di Mbah Google. Tujuan saya waktu itu adalah untuk membantu membelikan tiket ferry Batam Singapore buat adik sepupu dan bibi saya yang akan berangkat ke Singapura lewat Batam guna melakukan medical check-up.

Seharusnya, paman dan bibi saya yang lain (berasal dari Jambi) ikut menemani mereka. Namun karena asap tebal di Jambi, penerbangan mereka dibatalkan. Jadilah malam tanggal 19 Oktober 2014 waktu itu saya hunting tiket ferry Batam Singapura untuk mereka berdua hingga ketemulah dengan batamfast.com.

Dari tampilan websitenya, saya cukup yakin bahwa batamfast.com memiliki website professional, dan teknologi online booking yang bagus. Well, meski kemudian saya menjadi ragu akan hal itu.

Booking Online adalah hal yang biasa bagi saya sebagai traveler, seperti untuk memesan tiket pesawat, hotel/hostel, dan sejauh ini tidak ada masalah. Malam itu, saya memesan di BatamFast.com untuk 2 tiket tanggal 20 Oktober 2014 dengan rute Batam Center tujuan Harbour Front Singapura. Harga tiket ferry dari Batam menuju Singapore di website waktu itu seharga SGD40, dan tanpa perasaan ragu sedikit pun.

Setelah input data-data penumpang dan informasi lainnya, kemudian saya melanjutkan pembayaran menggunakan kartu kredit BCA tetap tanpa perasaan ragu hingga memasukkan kode verifikasi dari BCA yang dikirimkan ke no handphone.




Hingga akhirnya pesan error muncul dilayar monitor saya.

Proses payment gagal.

Saya masih tenang-tenang saja, karena saya pikir ini adalah hal biasa. Error bisa saja terjadi karena internet putus, prosesnya kelamaan, atau disebabkan hal lainnya, server mungkin, entahlah. Saya pernah mengalaminya saat proses booking online di salah satu situs airlines dan tidak ada masalah dengan kartu kredit saya.

Saya tunggu beberapa saat, dan cek alamat email dan nomor handphone yang saya cantumkan sebagai penerima informasi itinerary dan kode booking. Sama sekali tidak ada informasi mengenai itinerary dan kode booking yang lumrah kita dapat ketika melakukan online booking. Sehingga, saya beranggapan bahwa bookingan tidak terjadi akibat gagalnya proses pembayaran tersebut.

Proses booking online di website batamfast pun saya ulangi lagi dari awal dan ternyata tidak bisa lagi saya lakukan. Pesan yang saya terima masih juga error. Saya sudah mulai sedikit was-was disini.

Kemudian, saya langsung informasikan kepada adik saya, bahwa saya tidak berhasil booking tiket ferry di Batam Fast sehingga meminta dia menghubungi travel agent yang menjadi rekanan paman saya untuk mendapatkan voucher tiket ferry Batam Fast.

Esoknya, adik saya mendapatkan voucher tersebut dari pihak travel agent seharga SGD34.

Deem.. ternyata lebih murah dan gampang pula.

Singkat cerita, saya kemudian dibuat kaget ketika beberapa hari kemudian melihat transaksi kartu kredit saya (melalui internet banking), tercatat transaksi batamfast sebesar SGD40 (IDR 388,758).

WTF???..

Saya langsung buru-buru menghubungi bank BCA tentang transaksi tersebut dan meminta untuk membatalkannya. Kemudian saya diminta untuk menghubungi merchant, yaitu pihak Batam Fast, untuk meminta surat pembatalan transaksi.

Saya pun segera mengirimkan email dan menceritakan kronologis error yang terjadi saat melakukan pembayaran.

Booking Online BatamFast Payment Error

Screenshot CC BCA
Bukti kartu kredit BCA saya

boarding. Padahal mereka menggunakan voucher dari travel agent dan menyerahkannya di counter check-in. Saya kira kode voucher travel agent dan kode etiket booking online itu berbeda satu sama lain.

Jawab-jawab email berlangsung kurang lebih hampir dua minggu. Saya berulangkali meyakinkan tentang error dan tak adanya email/pemberitahuan kode booking tersebut, begitu juga pihak Batam Fast ngotot dengan sistemnya. Saya sudah lelah dan hanya ingin uang saya kembali.

Ya sudahlah. Saya sudah capek bolak balik email tanpa hasil dan merelakan SGD40 itu.

Disini, melalui postingan ini saya cuma mengingatkan teman-teman untuk hati-hati menggunakan kartu kredit saat melakukan transaksi online di BatamFast.com, cukup ini menjadi pengalaman pertama sekaligus terakhir saya menggunakan online booking Batam Fast. Mungkin saya lagi apes juga.

Asia’s favourite fast ferry operator? I doubt that.



About the author

Travel Blogger, and Entrepreneur.

26 Responses
  1. Waduuh…ngeri juga kayak gitu, harus lebih waspada dan hati-hati kalau booking online….skg makin banyak online booking yang beredar.

  2. Kok kayaknya banyak bgt online nipu2 gini asalnya dari sana ya -__-. aku srg dgr bbrp temen yg ketipu jg mas.. Makanya kalo utk online shop yg berhubungan ama B*tam, aku prefer beli di tempat deh..

  3. wah, kalo saja bang bobby hubungi saya sebelum beli tiket ferry, bisa saya atur.. saya travel agency di batam bang. soal batamfast itu, memang udah sering kejadian bang begitu kalo booking dan transfer via kartu kredit. saya sarankan lebih baik jangan sama sekali deh dari pada nyesal kemudian. mereka kurang profesional. semoga ini menjadi masukan dan kritikan membangun untuk manajemen batam fast..

  4. mardhiyah harahap

    makasih infonya ya.saya juga mau pesan dari batamfast 5 menit yang lalu sebenarnya. syukur saya scroll ke bawah dapat link ini.

  5. nana

    sebenarnya kalau mau booking ga langsung pembayran juga bisa.
    justru batam fast yang kapalnya paling on time dan jarang delay.
    untuk sistem juga lebih canggih setara kelas penerbangan citilink atau garuda.
    tiketnya linked online bisa dipakai dipelabuhan mana saja di batam.

    mungkin bagi yang kurang mengerti atau gangguan jaringan di sistem operator saat pembayaran dengan kartu kreditnya.

    but so far selama ini saya fine fine aja dan sangat nyaman dengan pelayanan dan dengan batam fast.

    1. Syukurlah mba. Pengalaman yang saya rasakan sebelumnya itu, dan mereka tidak bisa memberikan solusi untuk pengalaman buruk saya waktu itu selain kecele. Tiket agent maupun tiket online yang sudah ‘terbeli’ tanpa sepengetahuan saya terpotong tidak ada pengembalian apa pun. Secanggih-canggihnya teknologi yang dipakai ga bisa menjamin kenyamanan semua penumpang apalagi ketika ada masalah dengan teknologi tersebut dan tak bisa menyelesaikannya.

  6. Terima kasih blog-nya bro. Sangat membantu sekali. Berdasar info ini, jadi lebih hati2 khususnya utk transaksi online lokasi B*tam karena track recordnya yang kurang bagus. Malah ditambah lagi di ini..hiks 🙁
    Kalo ternyata tiket ferry Batam – Singapore bisa go show, dah lah demi amannya ntar goshow aja.

  7. aku pernah, sih, beli tiket feri online, tapi mereknya Majestic Fast Ferry dan bayar pakai kartu kredit sukurnya aman-aman aja. ini juga nemunya dari Google. semoga gak terulang lagi kejadian nyebelin kayak gini, ya.

Leave a Reply