Itinerary Bangkok — Krabi 6 Hari 5 Malam

Akhirnya saya mengunjungi Thailand lagi. Terakhir itu sekitar tahun 2015 yang lalu. Makanya tak banyak cerita tentang Thailand wara-wiri di travel blog saya ini. Nah, kali ini saya pengen share itinerary Bangkok – Krabi 6 hari 5 malam Mei 2019. Kebetulan saya juga lagi rajin-rajinnya posting dan ngumpulin tentang itinerary saya pribadi atau milik teman-teman blogger lainnya.

Saya yakin masih banyak yang butuh informasi seperti itinerary ini, setidaknya bisa berguna atau sebagai inspirasi buat teman-teman yang pengen liburan ke Bangkok maupun Krabi.

 

Itinerary Bangkok – Krabi 6D5N

BTW, trip ke Thailand saya kali ini benar-benar santai, ya! Silahkan dicomot.

Day 01.

Tiba di Krabi

Saya dan Rita tiba pagi hari di Krabi menggunakan penerbangan pertama dari Kuala Lumpur. Biar lebih gampang, kamu bisa cek tiket pesawat murah melalui aplikasi Traveloka. Senang rasanya bisa kembali lagi ke kota yang terletak di selatan Thailand ini. Saya begitu menyukai ketenangannya dan lanskap tebing-tebing karst yang menjulang.

Lanskap Kota Krabi

Dari bandara Krabi kami menggunakan minivan seharga THB150 per orang. Wah, kalau dulu saat kunjungan pertama saya, kami harus mencari sekian orang dengan tujuan yang sama (Ao Nang), agar bisa patungan menyewa minivan ini. Sekarang, sudah banyak jasa yang menawarkan dan tinggal menunggu (ngetem) sebentar saja.

Setelah cukup beristirahat di hostel, kami kemudian memutuskan mengunjungi Tiger Cave Temple dengan menyewa motor THB200 selama 24 jam dari hostel.

Niat awalnya sih ingin sekalian mengunjungi hot spring juga, mengingat lokasinya bisa sekalian dijangkau karena searah. Namun apa daya, opa-opa ini membutuhkan waktu berjam-jam untuk naik-turun Tiger Cave Temple ini.

Di puncak Tiger Cave Temple
Pemandangan dari atas Tiger Cave Temple Krabi

Dari siang hingga sore hari, kami hanya mengunjungi satu tempat ini saja, itu pun masih harus nyasar sekian-belas kilometer saat mau pulang hahaha

Day 02.

Island Hopping Tour

Karena kami memilih tinggal di area Ao Nang, kita bisa lebih menikmati island hopping tour, karena rata-rata tour agent berada disini. Sebenarnya ada banyak pilihan island hopping tour, dan kami memilih paket termurah THB1000/orang lewat bantuan hostel tempat kami menginap.

Jadi, paket tour THB1000 per orang ini, sebenarnya menggunakan Long Tail Boat. Sementara kapal besar THB1500/per orang. Dari dermaga, kedua jenis penumpang ini akan berangkat barengan, dan ditengah perjalanan (pulau pertama), paket THB1000 ini akan dipindah ke Long Tail Boat.

Namun ditengah perjalanan kami disuruh memilih apakah tetap di kapal besar atau pindah ke Long Tail Boat tanpa dipungut biaya tambahan. Tentu saya memilih tetap di kapal besar hahaha…

Sebenarnya, sebagian besar pulau pernah saya kunjungi, hanya Maya Bay saja yang tidak bisa karena sedang ditutup oleh pemerintah untuk mengembalikan ekosistemnya.

Liburan ke Krabi island hopping
Island Hopping Tour
Itinerary Bangkok Krabi
Railay Beach Krabi, Thailand

Tips:
Umumnya akan dijemput ke penginapan, dan biasanya mereka itu on-time, jam satu ya jam satu. Jadi pastikan saja kamu sudah nongkrong di depan hotel/lobby sebelum jam itu. Ada teman asal Indonesia yang menginap satu hostel dengan kami yang harus kehilangan THB3000 (bertiga), karena mereka tak melihat penjemput datang.

Day 03.

Flight to Bangkok — Chaophraya Cruise Dinner

Hari ini Saya dan Rita pindah kota menuju Bangkok. Tak banyak yang kami lakukan disana selain menunggu sore hari untuk menikmati makan malam di atas Sungai Chao Phraya. Kami memang sudah niat banget kalau liburan ke Bangkok pengen banget mencoba pengalaman ini, setidaknya sekali, ya kan!

Baca disini: Pengalaman seru menikmati Bangkok dengan mencoba Chao Phraya Cruise Dinner.

Day 04.

Landmark Kota Bangkok & belanja

Tak mau mikir panjang saat menentukan apa saja tempat wisata di Bangkok yang ingin kami kunjungi, saya memilih untuk mengunjungi kembali beberapa landmark Kota Bangkok. Toh, foto-foto saya yang dulu sudah hilang ditelan kenangan. Beberapa diantaranya yang paling mudah, Wat Pho, Wat Arun dan Grand Palace.

Di Wat Arun saja kami sudah menghabiskan berjam-jam mengelilingi kuil ini, mengagumi arsitekturnya. Untungnya, lokasi ketiganya tak jauh. Hanya cukup menyeberang seharga THB4. Sayangnya, saat mengunjungi Grand Palace sudah sore hari, saya lupa kalau Grand Palace tutup sekitar pukul 3 sore.

Mau balik lagi, bang? hahaha…

Menjelang sore, kaki kami kemudian melangkah menuju salah satu pusat perbelanjaan terkenal di Bangkok, yaitu MBK. Sesungguhnya saya tak betah berlama-lama belanja, apalagi bila melihat MBK ini besar dan luas sekali. Saya kemudian ‘melepas’ teman wanita saya supaya bebas berkeliaran. Jadi dia merasa tak ‘terzolimi’ saya kintilin terus atau mungkin justru kasihan melihat saya yang hanya bengong tak tahu berbuat apa disana hahaha

Sayangnya saya baru sadar di dekat MBK ini (seberang), ada Madame Tussauds Bangkok. Soalnya saya sempat melihatnya di aplikasi Traveloka Xperience saat akan mencari ide aktivitas di Bangkok. Huft!

Bayangin saja, di Madame Tussauds Bangkok ini kita bisa menemui hampir 100 tokoh dunia, lho. Saya pikir, piknik dan foto-foto dengan tokoh-tokoh idola ini bisa digunakan sambil menunggu waktu si-nyonyah belanja. Apalagi kalau cek tiket Madame Tussauds ini di Traveloka Xperience ternyata lebih murah. Huft lagi! Aku menyesal.

***

BTW, kalau hunting belanjaan di MBK masih kurang, kamu bisa lanjut ke Pratunam Market seperti yang kami lakukan.. Hahaha (terniat).

Day 05.

Chatuchak all day

“Alamaaak… belanja lagi??“

“Iyes, Chatuchak itu bukanya cuma weekend saja, jadi kita kesitu yes?”, ucap Rita

Chatuchak memang salah satu tempat belanja paling hits buat wisatawan yang datang ke Bangkok. Apa aja ada disini, dan kualitasnya pun lumayan bagus serta murah-murah.

Di Chatuchak, saya sendiri hanya membutuhkan waktu 30 menit untuk mencari dua jenis oleh-oleh saja. Sisanya adalah melihat orang lalu-lalang, seruput es kopi (dikit-dikit biar duduknya lama), sambil menunggu Rita selesai belanja.

Disini pun saya ga enakan dengan melepas Rita belanja tanpa merasa terzolimi saya kintilin.

—3000 hours later—

Tak disangka, sore hari saat akan perjalanan pulang selesai dari Chatuchak, Rita mengutarakan ingin berhenti di Ratchadewi karena pengen balik ke Pratunam Market.

“Masih ada yang kurang”, katanya… Hahaha dasar wanita.

Saya pun pulang sendirian setelah Rita berjanji akan meng-update saya aktivitas belanjanya. Takut narik ATM lagi, gaes! Hahaha

Day 06.

Pulang, banyak PR dan besok kerja!

Liburan ke Bangkok nan santai ini akhirnya harus disudahi. Waktunya pulang. Perjalanan saya sendiri mesti lanjut 5 jam menuju Bali. Sesungguhnya trip kali ini agak berat di ongkos. Mengingat tiket pesawat domestik sedang mahal-mahalnya dan harus ke Jakarta dulu. Tiket DMK-DPS lebih murah IDR 1.5jt, ketimbang DPS-CGK 1.2jt. Makjleb ya!

Semoga saja harga tiket pesawat cepat ‘siuman’ dan normal kembali. Tips dari saya, coba cek dan booking lewat aplikasi traveloka karena sering banget memberikan promo.

Wis, gitu aja, santi banget bukan. Walau begitu, semoga itinerary Bangkok – Krabi ini cukup bermanfaat buat inspirasi perjalanan kamu liburan ke Bangkok, yes!

Silahkan cek juga ide perjalanan lainnya di halaman itinerary.

About the author

Travel Blogger, and Entrepreneur.

Related Posts

2 Responses

Leave a Reply