Liburan Ke Pulau Langkawi Malaysia

53

Backpacker ke Pulau Langkawi Malaysia menjadi salah satu itinerary kami setelah menikmati indahnya Thailand Selatan di Aonang, Krabi.

Baca juga: Ao Nang Krabi, Sisi Lain Keindahan Thailand Selatan

Pagi-pagi sekitar pukul 6 saya dan keempat teman yang lain sudah stand by menunggu jemputan minivan yang akan membawa kami ke Tammalang Port – Satun, pelabuhan yang menjadi pintu keluar kami dari Thailand menuju Pulau Langkawi Malaysia.

Harga minivan (Hiace) dari Krabi ke Langkawi waktu itu sekitar THB750 atau sekitar Rp 247,500 sudah termasuk tiket ferry menuju Pulau Langkawi Malaysia. Kamu dapat menemukan loket-loketnya di sepanjang jalan sekitar Ao Nang. Rata-rata harga normal sekitar THB900, karena kami berlima jadi bisa mendapatkan THB750/orang (dan ingat) sekaligus tiket ferry. Ingat untuk selalu menawarnya, ya!

 

Perjalanan ke Pulau Langkawi Malaysia

Persis pukul 6:45, setelah menjemput beberapa penumpang dulu, akhirnya kami berangkat dari kota Krabi menuju Terminal Trang. Kami tiba pukul 8:45 untuk menurunkan penumpang kemudian beristirahat sekitar 15 menitan. Hanya satu setengah jam dari Terminal Trang, kami tiba di Pak Nam Ferry Terminal dan minivan tersebut menurunkan seluruh penumpangnya diluar area terminal.

Cukup lama kami menunggu. Awalnya saya mengira kami akan naik ferry dari pelabuhan tersebut, tapi ternyata tidak. Sekitar pukul 12 siang, saya dan beberapa penumpang sudah mulai menggerutu dan menanyakan kapan akan berangkat.

Tak berapa lama kemudian, kami disuruh untuk ikut naik mobil (mewah) hitam Mitsubishi Pajero menuju pelabuhan tujuan kami, Satun Pier.

Wuiiihhh…kecewa saya langsung bubar tak berbekas, siapa yang menyangka.

Saya tidak mengerti bagaimana transportasi disini, yang pasti saat itu saya dan teman yang lain hanya cengengesan saja. Meski sempat khawatir ‘jangan-jangan mereka ini sindikat penjual manusia lagi’.

Untungnya tidak haha… Mana laku kami dijual 🙂

Perjalanan sejam menuju pelabuhan Satun benar-benar bebas hambatan karena rata-rata jalanan di Thailand itu bagus-bagus dan terawat. Hingga kami tiba di Tammalang Port Satun, Thailand. Driver kami kemudian mengantarkan kami ke loket agen yang ada didalam terminal dan menyuruh untuk menunggu.

Tammalang Port Satun, Thailand
Tammalang Port Satun, Thailand

Ini dia kapal cepat yang akan membawa kami menuju Pulau Langkawi Malaysia. Cukup bagus dan nyaman.

Ferry dari Satun menuju Langkawi
Ferry dari Satun menuju Langkawi

 

Tiba di Pulau Langkawi

Perjalanan Pelabuhan Satun menuju Pelabuhan Jeti Kuah di Langkawi menempuh waktu sekitar 3 jam dan terdapat perbedaan waktu 1 jam. Transportasi dari pelabuhan tersebut cukup mudah karena tersedia taxicab yang menjangkau seluruh pulau, namun ada juga mobil-mobil sewaan mulai dari RM80 (cab sekelas Picanto untuk empat orang).

Tapi karena kami akan keluar pulau melalui bandara, kami berencana sewa mobil di Langkawi International Airpot. Kami pun menyewa taxi menuju taxi bandara dan mencari mobil sewaan disini. Di bandara Langkawi, kami mendapatkan mobil baru (beneran baruuu) New Honda Civic seharga RM120/24 jam dan RM30 untuk bensin. Sangat masuk akal dengan budget transportasi kami RM150 disana. Kami bebas membawanya kemanapun selama di pulau tersebut. Cukup bayar deposit RM50 dan menyerahkan salah satu SIM A (Indonesia) sebagai jaminan.

Sewa Mobil di Langkawi International Airport
Ini di New Honda Civic yang kami pakai waktu jalan-jalan di Langkawi

Mencari hotel murah di langkawi ga begitu sulit, karena ada begitu banyak pilihan. Kebetulan secara tak sengaja kami menemukan promo sebuah hotel yang baru buka. Namanya Desa Terrace. Hm… mungkin ga cocok sih dibilang hotel, mungkin Desa Terrace berlantai dua ini lebih cocok dibilang homestay atau guest house.

Harga Desa Terrace yang kami dapat waktu itu adalah RM160 untuk 2 kamar plus extrabed untuk berlima. Sebelumnya kami sudah memesan jauh-jauh hari lewat alamat yang ada di Facebook. Kamarnya bersih, luas, lengkap dengan AC dingin, TV, Free Wifi, dan paling penting bersih dan bersahabat dengan kantong backpacker.

Setelah registrasi dan menyimpan tas, kami bergegas menuju Langkawi Sky Bridge karena hari sudah mulai sore dan kami tak mau ketinggalan sunset diatas sana.

 

Tempat Menarik di Pulau Langkawi Malaysia

Karena cuma semalam disini, saya dan teman-teman hanya dapat mengunjungi beberapa tempat saja. Berikut beberapa tempat menarik di Langkawi yang bisa kamu kunjungi:

  1. Langkawi Sky Bridge

  2. Adalah jembatan kurva suspensi (Suspension Bridge) sepanjang 125m dan tergantung 100m di atas permukaan tanah, terbentang diantara 2 bukit dan ditopang satu tiang penyangga ditengah sebagai penyeimbangnya.

    Dari kedatangan saya hingga saat postingan ini dibuat, jembatan tersebut ditutup sementara hingga waktu yang belum ditentukan. Namun, kita masih bisa menikmati keindahan pulang langkawi dan pulau-pulau kecil disekitarnya dari ketinggian.

    Dari loket tiket masuk kita harus naik SkyCab (Langkawi Cable Car). Harga tiket SkyCab untuk naik keatas RM30 (Adult) dan RM20 (Child).

    Untuk info yang lebih lengkap, anda bisa kunjungi websitenya www.panoramalangkawi.com

    Panorama view Langkawi Sky Bridge

    Langkawi Sky Bridge

    Panorama Langkawi

    Bobby Ertanto virustraveling.com

    Sunset Langkawi

  1. Makan malam di Wonderland Kuah

  2. Dari Langkawi Sky Bridge, kami kembali ke penginapan dulu untuk istirahat dan beres-beres. Di malam hari kami menikmati makan malam di area bernama Wonderland di daerah Kuah. Menurut teman saya, tempat ini cukup rekomendasi meski biasa-biasa saja menurut saya hehe. Setelah itu, kami hanya menyusuri jalan disekitar pantai Cenang tanpa turun dari mobil. Tak terlalu ramai.

    Pukul 9 pagi keesokan harinya, kami sudah bersiap untuk eksplore beberapa spot saja karena kami harus mengembalikan mobil pukul 4 sore di pelataran parkir Langkawi International Airport sebelum terbang menuju Penang. Penerbangan yang cukup singkat menurut saya, 15 menit diudara sebelum mendarat di Penang International Airport. Untungnya saya dapat tiket murah Air Asia seharga RM48.

    Selama 6-7 jam sebelum penerbangan ke Penang, kami cukup puas untuk menikmati beberapa spot yang cukup menarik disini.

  1. Pantai Cenang Langkawi yang putih bersih

  2. Pantai berpasir putih yang sangat bersih dan tenang. Tidak terlalu ramai, namun kami tidak berencana untuk berenang atau hanya sekedar berjemur karena matahari sudah cukup menyengat. Hanya menikmati ketenangan dan berfoto-foto.

    Pantai Cenang Pulau Langkawi Malaysia
    Pantai Cenang Pulau Langkawi Malaysia yang berpasir putih. Tapi panas banget disini.
  1. Dermaga Monaco?

  2. Saya lupa persis nama dermaga tersebut (yang tau comment dibawah ya), tapi kita akan melewatinya saat menuju Langkawi Sky Bridge. Disini tempat bersandarnya kapal-kapal yacht. Saya suka tempat ini karena mirip seperti dermaga cantik di Monaco.

    Dermaga di Pulau Langkawi

    Dermaga Pulau Langkawi

  1. Eagle Square and Legenda Park

  2. Lokasi Eagle Square dan Legenda Park berada persis disebelah pelabuhan Jeti Kuah. Jadi saat kita tiba di pelabuhan, akan terlihat jelas di sebelah kiri patung Elang yang menjadi ikon pulau Langkawi tersebut. Dan persis disebelahnya terdapat Legenda Park, taman yang ditata sedemikian cantik dan indah. Pas banget kalau berduaan romantis dengan pacar. Aiiisss….

    Eagle Square Langkawi
    Eagle Square, salah satu landmark Langkawi

    Legenda Park Langkawi

Jalanan di Pulau Langkawi ini bagus, sangat bersih dan relatif masih sepi. Rambu-rambu dan petunjuk jalan sangat jelas terlihat. Pantai cantik berpasir putih, suasana yang tenang tidak terlalu hingar bingar dan banyak pulau-pulau kecil pendukung yang cantik. Sayang saya sangat sebentar di Pulau Langkawi ini.

Saya pun berpikir, pulau Langkawi ini bisa menjadi senjata pariwisata Malaysia yang mumpuni di masa depan. Entah kapan saya bisa lagi kesini. Semoga saja.

Baca juga: Destinasi wisata Malaysia lainnya

About the author

Travel Blogger, Web Developer, SEO Enthusiast.

Related Posts