Pantai Saba Gianyar, Cara Masyarakat Lokal Menikmati Pantai

“Main ke pantai, yuk!!”

Begitulah pesan yang muncul di grup WhatsApp bila ada ajakan main ke Pantai. Semua penghuni grup pasti sudah paham kalau pantai yang dimaksud adalah Pantai Saba Gianyar.

Ya, meski tinggal di Ubud, saya dan teman-teman yang tinggal di Ubud juga sering koq main ke pantai.

“Emang ada pantai di Ubud, bang?”

Jelas ga ada. Namun, ada beberapa pantai yang bisa kami kunjungi di sekitar Gianyar, tepatnya sepanjang Jl. Ida Bagus Mantra, tanpa harus jauh-jauh ke daerah Kuta, Legian, atau Seminyak yang memakan waktu sekitar 1.5jam naik motor.

Kalau kamu sudah cukup lama tinggal di Bali, kebutuhan untuk menikmati pantai lebih sering untuk menghilangkan penat sesaat saja. Paling tidak itu yang saya rasakan. Malah makin pusing kalau diajak nongkrong sambil menikmati sunset di La Plancha yang ramainya kayak pasar tumpah. Tapi yah, sesekali bolehlah. Apalagi kalau ada teman yang datang dari Jakarta dan pengen nongkrong di tempat-tempat hits di Bali.

 

Lansekap pantai Saba

Garis pantai Saba tak panjang, diapit oleh Pantai Purnama dan Pantai Keramas. Pasir pantai Saba berwarna hitam namun lembut. Makanya, paling enak jalan-jalan di pinggir pantai tanpa alas kaki.
Tak ada sunset di sini karena pantai menghadap ke arah timur. Tapi dari sini kamu bisa melihat Gunung Agung cukup jelas.

Walau ga bisa saya sebut sebagai pantai terindah di Indonesia, emang engga, namun Pantai Saba ini amat sangat layak dan rekomen untuk dikunjungi, terlebih menjelang sore hari.

Pantai Saba berpasir hitam
Pantai Saba dengan pasir hitam yang lembut

 

Aktivitas Seru di Pantai

Biasanya, saya dan teman-teman berangkat dari rumah sekitar pukul 4 sore. Membawa tikar pantai atau sejenisnya, makanan ringan serta minuman. Umumnya, entah itu saat weekday atau weekend, pantai Saba ini selalu ramai oleh masyarakat lokal dan lebih banyak di sore hari.

  • Jogging sore

    Bosan jogging sore-sore di Campuhan Ridge Walk? Pilihan lainnya ya ke pantai. BTW, bukan saya tapi, ya. Saya bukan tipe yang suka jogging hahaha. Di pantai Saba, kamu bisa jogging menyusuri pinggiran pantai hingga 1-2 km kemudian balik lagi. Mayan, kaaan!

    "Aktivitas

  • Memancing

    Ga sedikit saya temui pemuda lokal yang memancing di pantai ini. Melemparkan mata pancing cukup jauh, menancapkan pancing di pasir pantai sambil menunggu mata pancing digigit ikan. Kemudian pindah dari satu tempat ke tempat lain di sepanjang pantai.

    Aktivitas masyarakat di Pantai Saba
    Banyak juga yang mancing
  • Bermain di pantai

    Pastinya banyak yang bisa kamu lakukan di pantai, mau main apa saja terserah. Ada yang main sepak bola, frisbee, semuanya bebas. Setiap jalan ke pantai Saba, kami selalu membawa anjing. Tak sedikit pula masyarakat lokal yang datang membawa anjing peliharaannya. Bejo, anjing kami biasanya sangat senang bermain lari kesana kemari.

    Anjing di Pantai Saba
    Anjing-anjing pun pengen mantai

  • Cukup bersantai

    Pilihan lainnya tentu saja untuk bersantai menikmati semilir angin. Apalagi setelah capek bermain di pantai bareng anjing. Aktivitas favorit saya ya ini, mantai dan nyantai! Tinggal tiduran diatas tiket, menatap langit biru diterpa semilir angin pantai atau cukup berjalan-jalan di tepi pantai saja.

    Terkadang, kalau sunset lagi bagus, kita bisa melihat semburatnya dibalik pepohonan belakang kita.

    Santai di Pantai Saba
    Santai menatap deburan ombak Pantai Saba

    Menikmati Sunset Pantai di Bali, Gianyar
    Semburat matahari tenggelam

 

Lihat dan rasakan aja deh keseruan main ke pantai ini. Kami baru pulang biasanya menjelang malam saat angin pantai semakin kencang berhembus. Ingat untuk selalu membawa pulang sampah bungkus jajanan sendiri.

Baca juga: Pantai di Bali lainnya

Bermain dengan anjing di Pantai Saba
Bejo & Emaknya lagi seru-seruan di pantai Saba
Main dengan anjing di Pantai Saba
Main dengan anjing di pantai juga seru. IF: Bejo & emaknya
Bermain di Pantai Bali
Goreng, yang tampaknya cemburu. Anjing betina ini emang cemburuan mulu.

***

Cara ke Pantai Saba

Jarak dari tempat tinggal saya di Ubud cukup dekat, hanya sekitar 20 menit naik motor. Melewati daerah Sukawati hingga ke jalan utama Ida Bagus Mantra menuju arah pantai Purnama. Belok kiri menyusuri jalan Ida Bagus Mantra ke arah Karangasem, tak butuh lama hanya kira-kira satu lampu merah, tinggal belok ke kanan.

Sudah ada plang yang bertuliskan “Pantai Saba”. Dari sana tinggal menyusuri jalan beberapa ratus meter saja hingga ketemu lapangan dengan rumput yang cukup luas. Disinilah kami biasanya memilih spot nongkrong.

Kalau kamu dari daerah Kuta atau Denpasar, tinggal ikuti jalan Bypass Ngurah Rai kemudian setelah Sanur berbelok ke Jalan Ida Bagus Mantra ke arah Karangasem. Gampanglah menggunakan Google Maps.

BTW, saya memasukkan Pantai Saba ini dalam salah satu daftar tempat wisata di Bali yang Instagramable, kamu setuju, gak? Kasih komentar dibawah, yes!

About the author

Travel Blogger, and Entrepreneur.

Related Posts

12 Responses
  1. Himala

    Wah, serunya tinggal di daerah yg deket pantai ya mas… Berhubung aku tinggalnya deket Gunung Merapi, fix iri sama yg deket pantai hahaha

    Berarti ke Pantai Saba itu cukup ngikutin jalan Ida Bagus Mantra, nanti cari plang Pantai Saba ya mas?
    Boleh deh sekalian mampir ke situ pas main ke tempat temenku di Bali… 😀

  2. ane juga males jogging,, palingan nyantai aja kalau ke pantai ini. nyobain mancing bareng sama pemuda lokal boleh juga, tapi klo mancing ga pernah dapet wkwk..

    -Traveler Paruh Waktu

  3. libur lebaran besok kalau jadi mau menghabiskan seminggu di bali, pengen agak lama stay di ubud, entah dari dulu pokoknya pengen stay di ubudnya agak lama dibanding area lain.
    mas bobby pulang kampung kah? #ngareptemenmain hahaha

Leave a Reply