SEA Aquarium Singapore: Melihat Salah Satu Akuarium Terbesar di Dunia

Kunjungan saya ke Singapura kali ini bukan untuk liburan tapi untuk menemani Inanguda saya berobat – Inanguda adalah panggilan bibi dalam keluarga batak – dan kebetulan hanya saya saja yang sedang free saat itu. Awalnya tak kepikiran untuk sekalian liburan mengunjungi tempat-tempat menarik di Singapore atau setidaknya ketempat yang belum saya datangi di negara yang penuh dengan denda-ini-denda-itu. Oke, saya pun menyanggupinya. Toh, sebenarnya saya sedang ‘karatan’ ingin bepergian, mencium bau ramainya bandara, kota dan suasana baru. Penat kuliah dan pengen liburan.

“Kalau nanti ada waktu, saya mau mengunjungi salah satu akuarium terbesar di dunia yang ada di Singapura, yaitu SEA Aquarium” batin saya. Bosan ke Universal Studio Singapore melulu. Lagian, sedang musim hujan pula dan Singapura akhir-akhir ini sering basah dibikinnya.

SEA Aquarium adalah salah satu akuarium terbesar di dunia yang terdiri atas 100 ribuan biota laut dengan 800-an spesies mulai dari yang kecil unyu-unyu, hiu-hiu atau Manta Ray. Beruntung, tiket pulang saya ke Jakarta pukul 8 malam sehingga saya punya waktu main ke SEA Aquarium Singapore. Horee..!

Setelah mengantarkan inanguda saya berangkat menuju Batam via Harbour Front Centre dan menyelesaikan makan siang chicken curry di tempat yang sama, dengan semangat saya menenteng backpack saya menuju Vivo City yang masih berada satu kompleks dengan Harbour Front Centre, sebelahan.

Vivo City ini jadi pintu masuk menuju Resort World Sentosa Singapore, dimana SEA Aquarium berada. SEA Aquarium berada persis di sebelah Universal Studio Singapore. Jadi bagi kamu yang sudah pernah ke Universal Studio Singapore akan sangat mudah menemukannya. Coba tanya mas-mas, mba-mba, kokoh-cici disitu! Naiklah Sentosa Express dari Vivo City dan turun di stasiun Waterfront.

Harga tiket masuk SEA Aquarium Singapore adalah SGD38 untuk dewasa dan SGD28 untuk anak-anak. Beruntung (lagi), saya membeli tiketnya di Qemana.com seharga SGD23 saja untuk dewasa. Murah bingits yaa… dan tak perlu antri di ticket booth lagi.




 

The Maritime Experiential Museum

Sebelum menuju akuariumnya, terlebih dahulu kita akan menikmati The Maritime Experiential Museum yang keren banget.

Disini kita akan melihat sejarah kemaritiman di Singapura. Luasnya memang tak seluas kompleks museum pada umumnya, namun disajikan cukup menarik, mulai dari bentuk 3 dimensi, layar-layar interaktif dan replika-replika barang peninggalan dari jaman dulu.

Maritime Experiential Museum Singapore
Maritime Experiential Museum
Maritime Experiential Museum Singapore
Barang-barang di Maritime Experiential Museum

 

Betah Banget di SEA Aquarium Singapore

Masuk ke area akuarium, saya langsung disajikan pemandangan akuarium yang cukup besar dengan landsekap menarik dan saya cukup lama berada dispot ini. Setelah itu masuk ke lorong yang berada persis dibawah aquarium, sehingga kita dapat melihat langsung ke dalam aquarium.

SEA Aquarium Singapore
SEA Aquarium Singapore
SEA Aquarium Singapore
Lorong di SEA Aquarium Singapore ini favorit saya banget

 

SEA Aquarium Singapore
Kocak yaaa, diver ikutan selfie dari dalam

Dasar saya katrok memang, saya kegirangan melihat Shark Embryo disalah satu akuarium kecil.

Ada 4 box kecil yang terletak dipojokan akuarium, yaitu: Newly Laid, Week 3, Week 6, dan Week 9.

Semuanya hidup lho, Gaes!

Shark Embryo & Jellyfish
Embrio Hiu dan Jellyfish di SEA Aquarium Singapore

Lanjut lagi, Jellyfish (gambar diatas) menjadi salah satu favorit saya, karena bentuknya yang transparan itu, sangat menarik. Bisa dibikin screen saver laptop nih. Dibagian ini, ada juga beberapa jenis jellyfish lainnya. Masuk lebih dalam lagi, saya ketemu ‘layar’ yang lebih besar lagi. Disana terlihat dua orang penyelam yang sedang berinteraksi dengan pemandu dibagian penonton menggunakan mikropon. Mereka memperlihatkan kepada kami para ‘guest star’ di SEA Aquarium Singapore ini, diantaranya hiu dan Manta Ray.

SEA Aquarium Singapore
Pemandangan dari Aquarium besar

Seaworld Singapore

SEA Aquarium
It’s like big screen, right?

Ah, waktu kali ini mepet sekali. Saya harus buru-buru ke bandara dan menyudahi kunjungan saya. Coba deh, SEA Aquarium itu bisa banget menjadi tempat wisata alternatif yang menarik di Singapore buat kamu, apalagi buat (yang sayang) anak-anak .

Happy traveling



About the author

Travel Blogger, and Entrepreneur.

23 Responses
    1. Hi kak Nat, apalagi tempatnya nyaman. Singapura lagi sering dilanda hujan sepanjang hari. Makasih kak, tp photonya masih belum bisa se-nice punya kak nat *sungkem suhu*

  1. Aih, Singapura emang selalu punya tempat2 menarik buat didatengin >.<

    Coba Sea World bisa dibikin kayak gini. Tapi ntar tiket masuknya jadi berapa ratus ribu ya? Hahaha

  2. wah..wah.. sepp banget trip nya tuh gan, ada banyak sekali tulisan trip anda di situs ini. Saya suka sekali karena memang penggila jalan-jalan men.. heheh..

    tapi kalau boleh sih, itu trip seputar spot-spot wisata dalam negeri kalau bisa diperbanyak lagi lah, bukan apa-apa sih. Tapi karena menurut saya indonesia itu terlalu luas, dan terlalu berwarna sekali keindahan alam dan budayanya. Salam dari tepian danau toba. 😀

    1. Horas bang laban (liat emailnya hehe)..
      Sebenarnya lagi mandek nulis bang, lagi banyakan draftnya. Thank you masukannya. Salam untuk oppung disana (tiba-tiba kangen danau toba)

  3. Singapore memang jago kalau urusan membuat yang artificial seperti ini, dan salah satu bagian yang paling menarik di sini adalah mereka juga memasukkan bangkai kapal ke dalam aquarium nya ya? Kapan-kapan bolehlah buat main-main ke situ seandainya ada waktu ke Singapore. Tfs 🙂

  4. icus

    Wah seru ya mas, kebetulan minggu depan tanggal 22-26 juga rencana mau liburan kesana, lagi lumayan bingung-bingung nyusun itin hehehe. Kalau boleh tau kira-kira berapa lama ya waktu yang diperlukan buat ngelilingin sea aquarium? (rencananya sehari mau ke sea aquarium, madame tussaud sama night safari kalo nyampe)
    Terima kasih sharingnya ya 🙂

    1. Kalau SEA itu luas banget sih ya kak, kemarin sempetin 3 jam jatuhnya buru2 juga, ga santai. Madame tussauds 2 jam santai sih udh cukup ya. Kalo night safari belum pernah coba. BTW, beli tiketnya dimana? udh ke Qemana.com ? *promosi* 😀

Leave a Reply