Jalan-jalan ke Taiwan, Ini Rekomendasi Itinerary Taiwan 5 Hari 4 Malam

Jalan-jalan ke Taiwan sudah menjadi bucket list saya sejak lama. Saya ingat betul saat pertama kali melihat iklan banner se-gede-gaban dengan tagline “Taiwan, The Heart of Asia” disalah satu stasiun MRT Singapura medio 2012 atau 2013.

Kemudian, ditambah lagi dengan ‘racun’ dari teman saya yang sudah duluan menyambangi Taiwan.

“Pokoknya cakep banget! Kau bisa lihat pegunungan, kota, dan laut dalam satu frame”, begitu katanya meyakinkan saya.

Apalagi Taiwan itu gak semahal Jepang, atau Korea, deh. Saya yakin, teman-teman pembaca virustraveling juga ada yang ingin jalan-jalan ke Taiwan, bukan?

———Table of Content———

 

3 Minggu Traveling di Taiwan

November 2017, akhirnya kesampaian juga mengunjungi dan centangin dream destination, yaitu Taiwan. Tentunya sehabis melewati kegalauan dan babak drama saat mengurus visa Taiwan (monggo dibaca saja, yes!).

Selama 3 minggu traveling di Taiwan, berdua dengan seorang teman traveler, Velyz, memulai trip dari Taipei dan rencananya keliling Taiwan dari sisi timur, turun ke arah selatan, kemudian naik lagi kembali ke Taipei.

 

Tips Bikin Itinerary Jalan-jalan ke Taiwan

Seperti kebiasaan saya sebelumnya, sehabis trip saya kerap membuat itinerary perjalanan di travel blog ini. Sebenarnya, Saya sempat bingung mau buat itinerary seperti apa, karena waktu traveling liburan ke Taiwan kemarin itu benar-benar santai tak memiliki patokan itinerary perjalanan.

Jalan sesukanya, berhenti semaunya.

Misalnya saat di Hualien, saya seminggu di sana, karena sangat suka daerahnya dan tentunya sambil menunggu cuaca cerah karena mau mengunjungi Taroko Gorge National Park.

Jalan-jalan ke Taiwan — Taroko Gorge National Park
Taroko Gorge National Park Hualien

Nah, bikin itinerary itu memang gampang-gampang susah. Walaupun saya berikan rekomendasi itinerary, belum tentu cocok sama kamu bukan. Karena ga semua orang memiliki minat yang sama akan suatu destinasi. Ada yang suka pantai, gunung, taman-taman (mungkin), sejarah, dan lain-lain.

Cari rekomendasi sana-sini lagi, browsing sampai pusing.

*curcol

Sebenarnya kamu bisa membuat itinerary Taiwan versi kamu sendiri, loh, tanpa harus bingung dan lelah mencari rekomendasi dari berbagai sumber di internet. Namun, pertama-tama kamu harus tahu dulu apa yang menjadi minat kamu. Apakah suka pantai, gunung, duduk di taman-taman (mungkin), sejarah, shopping, dan lainnya.

Setelahnya, Kamu bisa menggunakan Travel Guide Taiwan dari Agoda. Sumpah lengkap banget!

Agoda Travel Guide

BTW, Sebelum merekomendasikan Travel Guide ini, saya sempat eksplor terlebih dahulu beberapa kategori yang disediakan untuk mempermudah teman-teman traveler. Mulai dari panduan di Taoyuan International Airport, atraksi-atraksi, day trips, kuliner Taiwan, Nightlife, tempat belanja, rekomendasi things to do, dan tentu saja rekomendasi tempat menginap atau hotel terbaik di Taiwan yang menjadi spesialisasi Agoda.

Saya sendiri cukup sering menggunakan aplikasi Agoda dan menjadi salah satu pilihan aplikasi booking hotel yang saya pakai saat traveling ke luar negeri.

Baca: Rekomendasi aplikasi booking hotel berdasarkan pengalaman sendiri

 

Highlight Tempat Wisata di Taiwan

Okay, sebelum lanjut untuk itinerary Taiwan rekomendasi saya buat teman-teman yang baru pertama kali dan ingin mengunjungi Taiwan, berikut beberapa highlight tempat wisata di Taiwan yang bisa jadi buat perkenalan terlebih dahulu.

  1. Taipei

    Ada begitu banyak tempat wisata di Taipei yang bisa kamu kunjungi dalam waktu 3 hingga 5 hari. Walau begitu, menurut saya masih kurang, loh!

    Beberapa tempat wisata di Taipei diantaranya: Chiang Kai Shek Memorial Hall, Elephant Hill, Longshan Temple, Taipei 101, Shilin Night Market, dan Yehliu Geopark.

  2. Jiufen Old Street

    Serius deh, kalau kamu ingin liburan ke Taiwan, pastikan Jiufen Old Street masuk dalam daftar kunjunganmu.

    Jaraknya tak jauh dari ibukota Taipei, hanya 1 jam perjalanan saja mengendarai mobil. Karena cukup dekat, sebenarnya kamu tak perlu menginap di Jiufen. Namun, waktu itu, saya dan Velyz menghabiskan dua malam di sebuah rumah penduduk yang sudah berubah fungsi menjadi homestay tanpa mengubah bentuk aslinya.

    Selama 3 hari di Jiufen, hujan tak henti-hentinya turun sepanjang hari. Intensitas hujan di Jiufen memang terbilang tinggi. Bahkan dalam setahun hujan bisa turun dalam 252 hari.

    Jiufen Taipei
    Pemandangan menjelang malam di Jiufen

    Serunya lagi, kawasan Jiufen ini dulunya merupakan tambang emas yang sangat besar dan sangat luas. Kita bisa menyusuri sisinya di sepanjang bukit yang juga menjadi bagian dari tambang. Apalagi di tengah gerimis dan udara dingin.

    Seru, ya!

  3. Taroko Gorge National Park

    Salah satu dari sekian banyak taman nasional yang tersebar hampir di seluruh Taiwan yang menjadi highlight saya adalah, Taroko Gorge National Park.

    Karena waktu kunjungan saya di Bulan November sudah memasuki musim dingin, cuaca di Taiwan lebih sering hujan. Dari seminggu berada di Hualien, hanya sekali saja saya dapati cuaca cerah dengan langit biru. Tentunya, kesempatan itu tak saya sia-siakan untuk keliling Taroko hingga ke ujung.

    View Taroko Gorge dan Changuang Temple
    View Taroko Gorge dan Changuang Temple

    Baca cerita lengkapnya: Keliling Taroko Gorge National Park

Itinerary Taiwan 5 Hari 4 Malam

Nah, berikut itinerary Taiwan selama 5 hari 4 malam yang bisa saya rekomendasikan.

Day 01.

Tiba di Taipei

Hujan gerimis dan cuaca yang dingin menyambut kedatangan kami saat tiba di Taoyuan International Airport siang hari sekitar pukul 12:20 setelah mengambil penerbangan dari Kuala Lumpur pagi hari. Untuk penerbangan menggunakan low cost carrier, setidaknya dibutuhkan transit apakah itu dari Kuala Lumpur atau dari Singapura.

Antrian imigrasi yang panjang dan udara Taipei yang dingin saat itu membuat kami langsung menuju penginapan saja. Malam harinya, kami hanya mengunjungi Raohe Night Market yang tak jauh dari lokasi penginapan.

Raohe Night Market Taipei
Raohe Night Market

Sebenarnya ada cukup banyak night market di kota Taipei ini, kamu bisa lihat rekomendasi di Travel Guide Agoda. Salah satu yang terkenal adalah Shilin Night Market.

Day 02.

Explore Taipei

Cuaca cerah yang cukup mendukung di hari kedua ini, kami manfaatkan untuk jalan-jalan keliling Kota Taipei. Melihat Kota Taipei dari dekat, seperti tata kota yang begitu rapi, dan melihat aktivitas masyarakat lokal. Nah, transportasi umum di Taipei itu sangat lengkap, dan bagus, mulai dari Metro dan Bus.

Dari Longshan Temple, sebuah kuil bersejarah umat Buddha dan Tao yang berdiri di tengah kota, Bopiliao Historical Block, hingga ke Chiang Kai Shek Memorial Hall.

Berikutnya Taipei 101, gedung tertinggi di Taipei yang menjadi salah satu landmark Kota Taipei. Dari sana kemudian lanjut lagi berjalan kaki (jauh banget ternyata kalau jalan hahaha) ke arah Elephant Hill untuk menikmati kota Taipei malam hari dari ketinggian.

Balik lagi, kalau malam itu lebih asik mengunjungi night market walau hanya untuk melihat-lihat, makan atau mencoba jajanan. Seru, kan!

Day 03.

Yehliu Geopark dan Jiufen Old Street

Satu yang wajib kamu kunjungi saat ke Taiwan adalah Yehliu Geopark, yang berada di timur laut Kota Taipei. Dari sana, langsung saja menuju Jiufen Old Street.

Tapi, kalau kamu punya waktu lebih, dan menyukai suasana pegunungan sebaiknya bermalam di Jiufen.

Day 04.

One Day Trip Taroko Gorge National Park

Kalau saya di Hualin selama seminggu, kamu bisa juga one day trip mengunjungi Taroko Gorge National Park. Saran saya menggunakan Taiwan High Speed Rail (THSR) alias kereta cepat Taiwan.

Saran saya, kalau kamu punya waktu lebih, lebih baik menyiapkan waktu paling tidak 1-2 malam di Hualien.

Day 05.

Kembali ke Jakarta

Aduh, sumpah 5-6 hari jalan-jalan ke Taiwan itu kurang banget sih sebenarnya. Tapi, waktunya kembali ke realita Jakarta, nyari duit lagi, nabung lagi, traveling lagi.

Gitu aja terus! Hahaha…

Walau begitu, kamu bisa kembali lagi ke Taiwan, atau bisa memilih destinasi lainnya, karena di Travel Guide Agoda ini juga tersedia pilihan destinasi lain yang dapat membantu kamu menentukan tujuan dan tentu saja rekomendasi itinerary perjalanan, seperti Sapporo, Tokyo, Osaka, Jeddah, Seoul atau Paris.

About the author

Travel Blogger, and Entrepreneur.

Related Posts

2 Responses

Leave a Reply