Dari Orang Utan hingga Keindahan Bawah Laut Maratua




Tulisan-tulisan di blog saya semuanya berisi cerita tentang pengalaman pribadi saat melakukan perjalanan ke berbagai daerah baik didalam maupun luar negeri. Biasanya ditulis sehabis pulang trip atau malah tidak ditulis sama sekali tapi disimpan sendiri sebagai kenang-kenangan.

Dalam 3 tahun berdirinya blog ini, saya kerap kali mengunjungi tempat yang itu-itu melulu. Sumatra, Jawa, Bali atau paling jauh Lombok. Untungnya tahun ini pecah telor, saya punya kesempatan menginjakkan kaki di Sulawesi melihat eksotisme Tana Toraja, nikmatnya kuliner di kota Makassar hingga keindahan pantai di Tanjung Bira.

Baca juga:

  1. Trip perdana ke Tana Toraja
  2. Adu kerbau ratusan juta khas Tana Toraja

Salah satu pulau yang belum ada postingan di blog saya adalah tentang Kalimantan.

Boleh dicek sendiri, satu pun belum ada postingan tentang Kalimantan di blog perjalanan saya ini. Bukan tak pernah ke Kalimantan. Dua tahun lalu saya pernah sekali mengunjungi kota Pontianak tapi bukan untuk liburan.

Waktu itu kami sekeluarga pergi mengunjungi kota Pontianak untuk melaksanakan suatu adat batak yang hampir punah (tidak pernah lagi dilakukan), yaitu manulangi tulang. ‘Manulangi Tulang’ disini artinya nyuapin makanan enak untuk paman (adik/kakak dari pihak mama) dan tulang (paman) saya hampir semua berada di kota Pontianak. Setelah acara adat selesai dilakukan, esoknya saya harus pulang karena jatah bolos kuliah sudah habis.




Hanya itu saja kenangan saya tentang Kalimantan. Padahal pulau Kalimantan – sering juga disebut Borneo ini punya eksotisme tersendiri. Dari segi luas misalnya, Kalimantan memiliki luas sekitar 743,330 km2 dan merupakan pulau nomor tiga terbesar di dunia setelah Greenland 2.175.600 km2, Papua 786.000 km2. Kalimantan juga menjadi penyumbang hutan hujan tropis di dunia dan didiami lebih dari 40.000 spesies tumbuhan. Selain flora, eksotisme Kalimantan yang lain bisa kita lihat dari hewan endemik yang menjadi khas kalimantan, seperti Orang Utan Kalimantan, katak kepala pipih, kucing merah dan pesut mahakam yang terancam hampir punah, Owa-Owa, simaskot dufan yaitu kera hidung panjang atau Bekantan, dan sicantik burung Rangkong (Enggang). Itu pun belum semua.

Bisa melihat semua eksotisme Kalimantan dari dekat dan merasakannya langsung adalah satu dari sekian petualangan-petualangan liar dikepala saya sambil menunggu kesempatan yang baik dan tentunya budget yang cukup pula.

Terios Amazing Celebes
Terios 7-Wonders “Amazing Celebes Heritage” 2014

Beruntung, New Daihatsu Terios membuka kesempatan itu. Setiap tahunnya New Daihatsu Terios selalu konsisten membuat petualangan-petualangan ‘gila’ seperti ekspedisi Amazing Celebes Heritage yang berlansung tahun 2014 lalu dengan rute dari Manado hingga Wakatobi. Dari ujung ke ujung pulau Celebes selama 2 minggu perjalanan.

Tentunya ekspedisi seru ini sekalian membantu perkembangan pariwisata di Indonesia. Nah, di tahun 2015 ini pun tak kalah serunya dengan mengangkat tema Terios 7-Wonders ‘Borneo Wild Adventure’.

Bagi saya, ini merupakan sebuah kesempatan bagus yang tidak datang dua kali demi mewujudkan impian. Sehingga saya pun memutuskan harus ikut ambil bagian didalamnya (doakan saya menang ya).

Bayangkan saja, tiga blogger terbaik (semoga saya salah satunya) akan diajak dalam penjelajahan seru alam liar Kalimantan dan semakin seru karena menggunakan mobil New Daihatsu Terios sebagai kendaraannya. Meski tak banyak mengalami perubahan yang signifikan dari tampilan versi sebelumnya, New Daihatsu Terios 2015 menampilkan desain yang fresh dan tetap dengan ciri khasnya yaitu mini SUV yang gagah dan elegan. Cocok banget dengan para petualang.

new-daihatsu-terios

Petualangan seru menggunakan mobil New Daihatsu Terios yang memiliki kapasitas tempat duduk 7 orang itu akan dimulai dari kota Palangkaraya untuk melihat secara langsung bagaimana kehidupan Orang Utan Kalimantan disana.

Destinasi selanjutnya adalah Kruing Banjarmasin untuk mencicipi kuliner khas kota ini seperti Lontong Orari dan durian. Darisana, mobil tangguh dan bertenaga yang memiliki tipe mesin 3SZ-VE DOHC VVT-I berpendingin air dan memiliki kapasitas 1500cc itu kemudian akan lanjut lagi menuju Pulau Kaget dan Kandangan tempat hewan endemik khas Kalimantan berada, yaitu Bekantan, sejenis kera yang memiliki hidung yang panjang.

Rute Terios 7 Wonder 2015
Bakal rute Terios 7 Wonder 2015

Menyusuri sisi timur pulau Kalimantan, penjelajahan berikutnya akan berhenti di Amuntai dan Balikpapan sebagai lokasi Terios 7-Wonders ‘Borneo Wild Adventure’ selanjutnya.

Kemudian diteruskan ke Samarinda dan Tanjung Kutai yang terkenal akan kayu ulinnya. Petualangan seru itu pun akan berakhir di pulau Maratua. Sebuah kepulauan yang sudah terkenal akan keindahan bawah lautnya. Maratua ini juga menjadi salah satu bucket list yang ingin saya kunjungi.

Perjalanan darat menyusuri alam liar Kalimantan selama 2 minggu dari melihat Orang Utan Kalimantan hingga melihat keindahan taman bawah laut di Maratua terasa tak bosan karena dimobil New Daihatsu Terios sudah lengkap dengan fitur hiburan yang tertanam sehingga kita bisa memutar video-video maupun musik kesukaan dengan device yang kita miliki.

Terios itu benar-benar sahabat petualang.

***

Tulisan ini diikutkan dalam lomba blog Terios 7 Wonders ‘Borneo Wild Adventure’

liked-twitter-facebook-daihatsu
Screenshot follow twitter @DaihatsuInd dan liked fanpage facebook Daihatsu Indonesia
liked-twitter-facebook-vivalog
Screenshot follow twitter @VIVA_log dan liked fanpage facebookVIVAlog
Capture Terios 7 Wonders
Screenshot tweet @virustraveling

***

image Terios 7-Wonders “Amazing Celebes Heritage” pinjam dari mas Cumilebay
image keindahan bawah laut Maratus pinjam dari mas Wiranurmansyah.



About the author

Travel Blogger, and Entrepreneur.

21 Responses

Leave a Reply