Review The Griya Villas and Spa Amed Bali Timur

Selang sehari sehabis mendaki Gunung Batur, berikutnya saya, Fahmi, dan Velyz berangkat ke Amed, di Bali Timur. Rencananya hari itu kami akan pindah lokasi ‘meeting’ santai disalah satu villa paling kece yang pernah saya kunjungi, yaitu The Griya Villas and Spa di Amed. Maklum mumpung lagi pada di Bali semua, jadi kami sempatkan untuk traveling bareng sekaligus meeting beberapa kerjaan.

Sini saya kasih dikit spoiler sunrise di The Griya Villas and Spa.

Sunrise View of The Griya Villas and Spa Amed
The magical sunrise view

Cukup sehari istirahatnya, pagi-pagi pukul tujuh tepat, kami berangkat mengunakan dua motor. Kali ini pun kami salah lagi, entah kenapa menggunakan dua motor. Padahal bisa saja menyewa mobil karena bisa lebih hemat tenaga. Jarak antara Kuta dan Amed terbilang cukup jauh dan melelahkan menggunakan sepeda motor, yakni sekitar 3 jam perjalanan. Kami pun baru sadar saat sudah berada di Sanur. Yawis, tanggung sudah sampai Sanur. Setelah sarapan pagi di KFC Sanur, kami melanjutkan perjalanan menuju arah Karangasem.

Naik motor sebenarnya asik-asik saja. Saya jamin kamu ga bakal bosen melihat lansekap disepanjang perjalanan menuju Karangasem. Saya sendiri sembari mengendarai sepeda motor acap kali melihat kiri-kanan jalan karena pemandangan lansekapnya. Disebelah kiri kamu bakal melihat bukit-bukit yang membentang dengan latar Gunung Agung sementara disebelah kanan jalan menuju Karangasem kamu bisa melihat pantai.

Setiba di Karangasem, masih diatas motor, saya berteriak ke Fahmi untuk mampir dulu ke Bugbug, Bukit Asah. Saya tau lokasi asik untuk istirahat sambil melihat pesona Gunung Agung yang sedang hangat diperbincangkan itu.




Jadilah kami istirahat dulu disebuah gajebo yang menghadap persis ke Gunung Agung. Ditemani dua orang bapak-bapak penduduk setempat, kami beristirahat minum segelas cendol dingin sambil berbincang-bincang ringan.

Gunung Agung dari Desa Bugbug Bukit Asah
Pemandangan Gunung Agung dari Desa Bugbug

“Mumpung cuaca lagi cerah, kita mampir ke Pura Lempuyang saja sekalian”, usul Fahmi.

Jadilah destinasi kami selanjutnya adalah Pura Lempuyang. Berbekal aplikasi Google Maps kami kemudian melanjutkan perjalanan setelah berpamitan dengan kedua bapak yang baik hati menemani istirahat kami.

Pura Lempuyang memang masih satu jalur, diapit antara Karangasem dan Amed. Jadi bisa sekalian mampir apalagi didukung cuaca yang bagus waktu itu. Dasar memang katrok-sok-sibuk, saya baru pertama kali main ke Pura Lempuyang ini setelah hampir dua tahun tinggal di Bali.

Pura Lempuyang Karangasem
Suasana di Pura Lempuyang menyambut Galungan dan Kuningan

Ternyata siang hari itu, cukup banyak turis mancanegera yang mengunjungi salah satu pura keramat di Bali ini. Berita tentang Gunung Agung tak menyurutkan niat mereka karena memang Bali masih aman untuk dikunjungi.

Kemegahan Gunung Agung pun dapat kami saksikan langsung dari Pura Lempuyang ini.

Pura Lempuyang Gunung Agung
Gunung Agung dari Pura Lempuyang

***

Karena keasikan jalan disekitar Karangasem, kami baru tiba di The Griya Villas and Spa sekitar pukul tiga sore. Cuaca terik sekali. Saking panasnya, handuk dingin yang menjadi fasilitas “welcome” jatah Velyz dan Fahmi saya embat sekalian.

Proses check-in pun ga pake lama. Kami ‘ditolong’ sama fasilitas buggy car untuk segera menuju villa 2 bedroom yang menjadi tempat kami menginap selama di Amed. Saya cukup terperangah excited saat masuk kedalam villa.

Taman dan kolam kecil seolah menjadi ‘sajian’ pembuka. Di area villa, terdapat 4 area utama yaitu, dua kamar tidur, sementara living room dibangunan yang terpisah dan tentu saja infinity private pool dengan pemandangan langsung ke laut Amed. Kolam renang dengan ocean view seperti ini yang bikin harga sebuah villa jadi mahal.

Living Room The Griya
Ruang Tamunya di bangunan terpisah ini super lengkap banget

Ga pake nunggu lama, dan cuaca emang lagi pas banget untuk nyebur manja. Apalagi setelah beberapa jam perjalanan dari Kuta menuju Amed yang cukup menguras energi. Santai-santai di private pool memang jadi aktivitas yang cocok.

Lihat ekspresi Fahmi saat melompat ke kolam. Ga sadar umur! hahaha

The Griya Villas and spa private pool
Fahmi saking girangnya ketemu private pool

Ditambah lagi hampir semua area didalam The Griya Villas and Spa ini instagram-able banget.

Drone View Private Pool The Griya Villas and Spa
That’s we called ‘meeting’

Dari drone view diatas kamu bisa lihat salah satu villa The Griya Villas and Spa yang kami tinggalin. Fasilitas villa ga usah diragukan lagi. Kedua kamarnya selain memiliki fasilitas standar sebuah villa mewah, yang paling asik adalah posisinya yang menghadap kolam renang. Selain itu kita bisa melihat langsung matahari terbit, lho.

Sunrise View of The Griya Villas and Spa Amed
The magical sunrise view

Kamar The Griya Villas and Spa

Hampir saja saya kehilangan kesempatan menyaksikan momen matahari terbit diujung samudera sana. Gara-garanya adalah tempat tidur ukuran king size plus bantal-bantal berukuran besar bikin tidur saya pulas semalaman. Untungnya masih sempat jeprat-jepret buat dibagikan ke kamu semua.

Nah, kamu mungkin penasaran seperti apa kedua kamar yang ada di villa ini.

Bedroom The Griya Villas and Spa Amed

Bedroom The Griya Amed
Salah satu kamar yang saya tempati bareng Fahmi (?)

Taman Villa The Griya Amed

Bangun tidur pagi-pagi disambut matahari terbit dan suasana taman yang asri enaknya emang langsung nyantai-nyantai dipinggir kolam sambil menunggu waktu sarapan.

The Griya Villas and Spa memang menyediakan fasilitas pengantaran sarapan ke villa, namun dikenakan biaya Rp 50.000,-. Kami memilih untuk sarapan di restorannya saja ngerasain langsung suasana restoran yang berada persis disamping kolam renang. Ada dua jenis restoran disini, yaitu: The Safka dan Maku yang menyediakan makanan vegetarian. Kamu tinggal pilih.

Staycation di villa seperti ini ga lengkap rasanya kalau ga merasakan pijatan spa di . Satu per satu kami masuk ke bilik, sementara Fahmi memilih spa yang berada diluar.

Disamping restoran Maku dan kolam renang, terdapat sebuah taman kecil yang tertata dengan rapih. Satu tempat duduk besar disediakan buat kita yang pengen santai-santai melihat pemandangan ke laut atau bukit yang berada dibelakang villa. Namun karena sudah mulai siang, dan panas matahari sudah mulai terik, akhirnya kami lebih memilih untuk menikmati kebersamaan di kolam renang umumnya sambil membicarakan beberapa projek yang akan dijalankan tahun depan. Apa itu? Tunggu saja dari kami ya!

Public Pool The Griya Amed
Public swimming pool The Griya Villas and Spa yang ga kalah seru

Sunset di The Griya Amed

Loh masih bisa sunset disini, bang? Yes, ini uniknya The Griya Villas and Spa. Buat yang pengen menikmati sore kita memilih main ke rooftop-nya. Meski ga bisa mendapat pemandangan sunset yang sempurna karena terhalang oleh bukit yang ada dibelakangnya. Waktu itu masih terasa sedikit semburat cahaya matahari yang akan kembali ke peraduannya. Sisanya, tinggal menikmati pandangan didepan saja, yaitu laut.

Pengalaman menginap di The Griya Villas and Spa memang benar-benar memanjakan tamunya dengan semua fasilitas lengkapnya. Terpukau dengan The Griya bikin kami lupa kalau bawah laut di Amed ini terkenal cantiknya. Saking cantiknya cukup snorkeling di tepi pantai, kita bisa melihat keindahan bawah lautnya.

virustraveling The Griya Amed

Yawis, tinggal kesini lagi saja, bukan?

Salam dari Taiwan.



About the author

Travel Blogger, and Entrepreneur.

2 Responses

Leave a Reply