Hidden Canyon Beji Guwang, Seru dan Menantang

Ga seperti biasanya, Rumah Ceria Ubud, yang tak lain adalah sebuah kos-kosan tempat saya tinggal di Ubud, tiba-tiba ramai karena kedatangan teman-teman dari luar. Mungkin sudah lebih dari setahun rumah ini sepi dari kunjungan teman-teman couchsurfing. Siang itu, geng baru saya ini berenncana pengen pergi ke Hidden Canyon Beji Guwang. Saya yang biasanya berkutat didepan laptop saban hari bahkan hingga hari minggu, memutuskan ikut dalam rombongan.

Hidden Canyon ini lokasinya terletak di Beji Guwang, masih masuk kawasan Gianyar. Kami hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit dari Ubud. Dulu saya sempat ingin mengunjungi Hidden Canyon ini, namun ditengah jalan kami harus berputar arah karena sedang ada upacara keagamaan di Pura Dalem Guwang. Sehingga lokasi ditutup bagi pengunjung.

Nah, kalo kebetulan lokasi Hidden Canyon ditutup, ini alternatif tempat wisata di Gianyar yang bisa kamu kunjungi:

Kami tiba dilokasi Hidden Canyon yang berada disamping Pura Dalem Guwang sudah hampir pukul satu siang. Tampak tempat ini sudah berbenah sedemikian rupa dengan tambahan bangunan seperti loket tiket, ruang ganti, shower, loker dan tempat makan yang cukup luas.

Mata kami kemudian tertuju pada satu banner yang berdiri disamping loket tiket. Harganya naik per 1 April 2018, pemirsah!!

Untuk harga per orangnya menjadi Rp 125.000,-. Namun, menjadi lebih murah jika jumlah orangnya semakin banyak (Lihat tabel harganya paling bawah!). Menurut pendapat saya pribadi, penyesuaian harga ini sepadan banget, koq.

Akhirnya kami memutuskan untuk mengambil 2 Pty Package (4 orang), karena kami berdelapan. Jadinya lebih murah 25rb hahaha…

***

Dari pintu masuk menuju arah Hidden Canyon, terlihat tangga beton yang sudah dibangun dengan rapi. Dulu kalau lagi hujan, sulit sekali jalan karena gampang tergelincir, tutur temen saya Riri yang pernah kesini sebelumnya.

Guide kami, yang keduanya bernama sama, Wayan, memberhentikan kami sesaat sebelum melanjutkan perjalanan. Bli Wayan menyuruh kami mengumpulkan sandal dimasukkan kedalam dry bag yang dibawanya. Soalnya gampang hanyut mengingat derasnya arus sungai.

Ngomongin soal guide, kedua Bli Wayan ini sangat membantu kami mengingat sebenarnya trek Hidden Canyon ini cukup berbahaya. Mereka tau dimana ‘celah-celah’ batu yang pas untuk berpijak, mana bagian yang dalam dan berarus kencang. Ditambah mereka cukup seru diajak bercanda selama trekking.

explore hidden canyon bali
Gini serunya di Hidden Canyon

Setelah Menyeberangi batu besar, petualangan menyusuri Hidden Canyon ini pun dimulai.

Belum apa-apa, masing-masing kami sudah harus ‘nemplok’ di dinding tebing ngarai untuk menyeberang kesisi lainnya. Kalo ga nemplok dan merayap, pilihannya ya cuma nyemplung. Sembari menunggu giliran saya mengambil beberapa foto spot Hidden Canyon dan teman-teman yang tampak sumringah melewati tantangan.

Repotnya, saya harus bolak balik memasukkan kamera saya kedalam dry bag saat ingin menyeberang, kemudian mengeluarkannya lagi sambil menunggu giliran menyeberang. Tak apalah repot-repot demi konten buat kamu semua hehehe

Untungnya, kedua Bli Wayan yang jadi guide sangat membantu saya. Terkadang dia memaksa untuk membawa kamera dan tripod saya.

Mulai petualangan di Hidden Canyon Beji Guwang
IF: Kusumorini

objek wisata hidden canyon bali

yuk berpetualang di hidden canyon beji guwang
Yeay

Beneran deh, aktivitas trekking menyusuri Hidden Canyon Beji Guwang ini seru banget. Teman-teman saya yang lain pun merasa demikian. Ga usah buru-buru cepat diujung trek. Nikmati saja dulu.

tempat wisata bali hidden canyon

santai di keseruan hidden canyon bali
Mari santai dulu nikmati suasan di Hidden Canyon ini. Aslinya mah lagi laper.
hidden canyon bali virustraveling
Ke Hidden Canyon buat ngecilin perut
Harry Kawanda di Hidden Canyon Beji Guwang
Katanya lagi nyari baju yang hanyuuut di Patagonia
Behind the scene at hidden canyon Bali
Behind the scene hahaha

Dipikir-pikir rentang trek Hidden Canyon yang kita lalui tak begitu panjang. Cuma karena medannya cukup sulit dan menantang sehingga membutuhkan waktu yang lama juga. Plus ditambah bersantai sambil menikmati suasana dan foto-foto, rombongan kami bisa menghabiskan waktu hingga 3 jam.

Hidden Canyon Beji Guwang virustraveling
Trip harus berakhir disini.

Untuk kembali ke loket ternyata masih butuh waktu jalan kaki kira-kira 15-20 menit lagi, melewati rumah-rumah penduduk dan persawahan dengan jalur yang sudah rapi dibeton.

Persawahan di Hidden Canyon Bali
Balik ke loket lewat persawahan penduduk. Monggo dinikmati.

Lanjut keesokan harinya mengunjungi air terjun Tukad Cepung, bersantai di Green Kubu, dan malamnya mendaki Gunung Batur (lagi).

Baca juga: Rekomendasi tempat wisata di Bali yang instagramable versi virustraveling

***

Liburan Bali ke Hidden Canyon Beji Guwang
Ajak teman-temanmu buat berlibur ke Hidden Canyon Beji Guwang. Baca tipsnya!

 

Harga Tiket Masuk Hidden Canyon Bali

Harga ini berlaku sejak 1 April 2018.

Paket Orang Harga
Individual Package 1 orang Rp 125.000
Couple Package 2 orang Rp 150.000
Pty Package 3-4 orang Rp 200.000
Small Group Package 5-9 orang Rp 425.000
Middle Group Package 10-14 orang Rp 650.000
Group Package 15-19 orang Rp 850.000

Harga lokal dan asing sama. Harga diatas sudah termasuk: Handuk muka, air mineral, loker, ruang ganti, handuk mandi, free wifi dan 1 local guide untuk setiap 4 orang.

 

Tips berpetualang di Hidden Canyon Beji Guwang Gianyar

  • Tinggalkan sandal di loker (titip ke guide) atau bisa pakai sandal gunung yang bertali
  • Bawa dry bag untuk melindungi barang-barang berharga
  • Siapkan baju ganti.
  • Makan dulu atau siapkan roti. Nanti repot kalau uring-uringan karena kelaperan.
  • Ajak teman pastinya, selain karena bisa lebih murah, tentunya bisa seru-seruan bareng.
  • Enjoy dan nikmati petualangan kamu, wis.
About the author

Travel Blogger, and Entrepreneur.

Related Posts

Leave a Reply

%d bloggers like this: